Aku nggak tahu harus mulai dari mana. Mungkin dari caramu tanpa sadar membuat orang di sekitarmu merasa nyaman. Dari tawamu yang pelan tapi membekas di kepala. Dari cara kamu menatap sesuatu yang kamu suka — seolah dunia lain sedang berhenti untukmu.
Aku jatuh cinta secara perlahan. Bukan karena ledakan atau kejutan besar. Tapi karena kebiasaan-kebiasaan kecil yang perlahan membuat aku sadar: aku ingin selalu ada di dekatmu. Bahkan saat aku hanya diam di sampingmu, rasanya cukup.
Aku pernah takut untuk bilang jujur. Takut salah langkah atau kehilangan kamu sebelum sempat memilikimu. Tapi biarlah, aku pilih berani. Karena kamu terlalu berharga cuma untuk jadi "teman yang kusukai diam-diam".
Ini bukan tentang menuntut balasan. Ini tentang memberi tahu bahwa di dunia yang ramai ini, ada seseorang yang memilih untuk diam-diam merindukanmu setiap hari. Seseorang yang harinya jadi lebih cerah hanya karena kamu membalas pesannya.
Aku menulis ini bukan buat pamer atau buat gaya — tapi karena aku percaya, rasa sebesar ini pantas untuk diketahui oleh orang yang tepat, yaitu kamu.